Jakarta sukses meraih posisi tiga besar dalam Sustainable Transport Award

JAKARTA – Berdasarkan rilis dari The Institute for Transportation and Development  Policy (ITDP) Indonesia, Kamis (27/6), Jakarta dianggap berhasil dalam menaikkan jumlah penumpang hingga 200 persen kurang dari 3 tahun, serta fasilitas pejalan kaki, akses menuju stasiun dan halte angkutan umum.⁠

Selain itu, Jakarta juga berhasil meningkatkan fasilitas pejalan kaki dan akses menuju stasiun, dan halte angkutan umum, serta menciptakan hub-hub untuk mengintegrasikan seluruh moda transportasi umum.

Sustainable Transport Award (STA) adalah ajang penghargaan tahunan yang menilai perbaikan mobilitas kota dan inovasi sistem transportasi⁣.

Jakarta sukses meraih posisi tiga besar dalam Sustainable Transport Award atas konsep dan eksekusi integrasi antar moda transportasi publik, peningkatan akses pejalan kaki menuju stasiun dan halte, serta keberhasilan meningkatkan jumlah penumpang TransJakarta sebanyak dua kali lipat dalam waktu dua tahun.

Keberhasilan Jakarta masuk tiga besar ini, ditambah dengan penilaian TomTom Traffic Index 2018 bahwa Jakarta mengalami penurunan kemacetan terbesar dibanding 400 kota lain, adalah sebuah pengakuan dunia bahwa kita sedang berada di jalur yang benar dan kita bisa berubah mengatasi tantangan kronis Ibukota.

Sumber : @kumparancom@aniesbaswedan @itdpindonesia@dkijakarta #dishubdkijakarta#TransportasiJakarta#PemprovDKIJakarta #STAAward

Tingkat Kemacetan Jakarta Turun 8% di Tahun 2018

Jakarta – Dikutip dari Tom Tom Traffic Index 2018 Tingkat Kemacetan di Ibu Kota turun 8% dari tahun sebelumnya. Dengan Turunnya tingkat Kemacetan sebesar 8% ini, Jakarta berada pada peringkat ke-7 kota termacet di dunia Turun dibanding Tahun sebelumnya yang berada pada peringkat ke-4 kota termacet di dunia.

Dalam daftar tersebut, Jakarta masih kalah dengan Bangkok, Thailand yang berada pada peringkat ke-8 Kota Termacet di Dunia. Dengan adanya pembangunan Infrastruktur Transportasi yang sedang berjalan dan Perbaikan layanan Angkutan Umum di Jakarta semoga bisa menurunkan tingkat kemacetan di Ibu Kota dan Masyarakat mulai beralih ke Moda Transportasi Angkutan Umum.

Scroll to top