Pembahasan Sistem Tiketing Online untuk Bus AKAP

Jakarta - Rapat koordinasi Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dalam pembahasan sistem tiketing online untuk Bus AKAP yang akan di uji coba di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur (Selasa, 21/07/20)

Terminal Terpadu Pulogebang sebagai pilot project juga telah menggunakan sistem E-ticketing mandiri dengan nama Jaket Bus (Jakarta Electronic Ticketing System Bus) yang berfungsi sebagai pencetakan Boarding Pass yang telah terintegrasi dengan sistem penjualan tiket melalui online travel maupun aplikasi masing-masing pengusaha Bus.

Dengan membeli tiket secara online atau aplikasi dan non tunai ini akan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan tiket ke semua jurusan. Calon penumpang juga bisa langsung melihat jadwal keberangkatan bus dan tentunya untuk menhilangkan praktik percaloan.

Jaket Bus merupakan satu bagian dari Jakarta Terminal Integrated System yang akan diimplementasikan bukan hanya di Terminal Terpadu Pulogebang namun di seluruh Terminal di Jakarta.

Dishub DKI Tiadakan Jalur Sepeda setiap Hari Minggu di Jalan Sudirman – Thamrin

Jakarta – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan meniadakan jalur sepeda setiap hari minggu di kawasan Sudirman – Thamrin. Kebijakan itu diterapkan menyusul ramainya para pesepeda di kawasan tersebut meski sudah tidak menjadi kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD).

“Ditiadakan HBKB dan tidak ada kegiatan sepeda dan pejalan kaki di Sudirman-Thamrin, jalur sepeda besok ditiadakan hari Minggu-nya,” kata Kadishub DKI Syafrin Liputo di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/7/2020).

Menurutnya, tujuan utama tidak diberlakukannya CFD di kawasan Sudirman-Thamrin adalah menghindari orang banyak berkumpul di tempat tersebut. Oleh karena itu, Pemprov DKI menyebar kawasan CFD di 32 lokasi. Namanya pun berubah menjadi kawasan khusus pesepeda (KKP).

Meski demikian, pada Minggu (12/7) kemarin, kawasan khusus pesepeda berkurang menjadi 30 titik. Hal tersebut karena ada dua daerah yang menjadi kawasan zona merah COVID-19, yakni di Jalan Amir Hamzah, Menteng, Jakarta Pusat, dan Jalan Kelapa Hibrida, Jakarta Utara.

“Ada dua zona merah di Jalan Amir Hamzah dan Kelapa Hibrida. Di dua titik itu tidak dilaksanakan kawasan bersepeda dan dilaksanakan di 30 wilayah lainnya,” katanya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi memperpanjang masa PSBB Transisi Fase I

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi memperpanjang masa PSBB Transisi Fase I hingga dua minggu ke depan. Menurut Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan keputusan yang diambil Pemprov DKI Jakarta tersebut berdasarkan pada berbagai masukan, data, dan analisis lintas sektor.

Pertama Gubernur Anies menyampaikan bahwa Jakarta memiliki data yang akurat karena jumlah tes yang dilakukan Pemprov DKI terus meningkat. WHO merekomendasikan dilakukan tes kepada 10.000 orang pada setiap 1 juta orang, per minggu. Dalam seminggu terakhir, di Jakarta telah dilakukan tes sebesar 3,6 kali lipat dari rekomendasi WHO.

“Berturut-turut dari 6 minggu lalu, jumlah tes kita per minggu adalah 1.991 orang per sejuta penduduk, 2.554 orang per sejuta, 2.806 orang per sejuta, 2.920 orang per sejuta, 3.194 orang per sejuta, dan seminggu terakhir adalah 3.610 per sejuta,” ucap Gubernur Anies dalam keterangan pers daring, Kamis (16/7).

Untuk menekan berbagai indikator epidemilogi penyebaran COVID-19, teman-teman tetap semangat, saling mengingatkan dan menjalankan ketentuan PSBB Transisi ini. Yuk, lebih serius memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan ketat. Tidak keluar rumah bila tidak perlu, seluruh tempat beroperasi dalam setengah kapasitas dan biasakan melakukan 3M: memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan menjaga jarak 1-2 meter.⁣⁣

Penandatanganan Perjanjian Pemegang Saham Sistem Integrasi Pembayaran Antar Moda Transportasi

Jakarta – Rabu (15/7), PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ) bersama PT Transportasi Jakarta (TJ), PT MRT Jakarta (MRTJ), dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menandatangani Perjanjian Pemegang Saham perusahaan patungan yang akan mengelola Sistem Integrasi Pembayaran Antar Moda Transportasi di Jabodetabek.

Perusahaan patungan ini diberi nama PT JakLingko. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertempat di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta.

PT MITJ merupakan perusahaan gabungan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang berada di bawah naungan Kementerian BUMN dan PT MRT Jakarta (Perseroda) yang berada di bawah naungan Pemprov DKI, bertugas untuk mengelola stasiun terpadu di Ibu Kota. Kini, PT MITJ memperluas cakupannya dengan mengelola sistem pembayaran yang terpadu antar moda transportasi di Jabodetabek.

Di PT Jaklingko, PT MITJ memiliki saham sebesar 40 persen, sedangkan tiga BUMD DKI Jakarta, yakni PT MRTJ, PT TJ, dan Jakpro masing-masing memiliki saham sebesar 20 persen.

Dalam sambutannya Wakil Menteri BUMN II mengapresiasi berbagai pihak yang ikut terlibat dalam kolaborasi ini. “Integrasi sistem pembayaran ini hanya dapat terwujud dengan sinergi dan kolaborasi yang optimal, baik itu Pemerintah Pusat maupun Pemda DKI, BUMN maupun BUMD. Platform pertama kolaborasi adalah perjanjian pemegang saham yang dilakukan di Kementerian BUMN antara PT KAI dan PT MRT Jakarta yang membentuk PT MITJ pada Januari lalu. Semangat kolaborasi ini semakin berkembang dengan bergabungnya PT Transjakarta dan PT Jakarta Propertindo dalam integrasi ini,” kata Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo.

Kolaborasi yang tak hanya akan memaksimalkan nilai ekonomi, namun juga meningkatkan layanan sosial bagi seluruh masyarakat terus diperluas skalanya oleh badan-badan usaha milik negara.

Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta Ditiadakan

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengkaji dan mengevaluasi penggunaan Surat Izin Keluar-Masuk atau SIKM sebagai syarat bepergian dari dan ke Jakarta. SIKM sebagai alat pembatasan pergerakan orang sejatinya dinilai sangat efektif jika pengawasan dan pengendaliannya benar-benar dilakukan melalui partisipasi aktif semua pihak, baik Pemprov DKI Jakarta, Pemerintah Pusat, maupun Pemerintah Daerah lainnya.

Pada masa PSBB penerapan SIKM sangat membantu dalam mengendalikan penularan Covid-19 karena mampu membatasi orang keluar-masuk Jakarta hanya pemohon dari 11 Sektor yang dikecualikan. Pada periode Mei sampai dengan Juni 2020, pelaksanaan SIKM sangat efektif karena bersamaan dengan program larangan mudik oleh Pemerintah Pusat yang melibatkan seluruh unsur Pemerintah Pusat, TNI/POLRI, dan Pemerintah Daerah.

Namun pada masa PSBB transisi dan sejak larangan Mudik dicabut oleh Pemerintah Pusat, efektifitas SIKM menurun sejalan dengan terbatasnya pemeriksaan SIKM oleh Pemprov DKI Jakarta yaitu hanya pada simpul2 transportasi (Terminal, Stasiun dan Bandara) serta di beberapa ruas jalan saja, akibatnya pemeriksaan di simpul transportasi sangat ketat dan penumpang turun drastis serta terjadi pelanggaran oleh Bus2 AKAP yang menurunkan penumpang di wilayah Bodetabek, disisi lain warga yang masuk dengan kendaraan pribadi bebas masuk Jakarta tanpa SIKM melalui jalan2 yang tidak bisa di awasi oleh Pemprov DKI Jakarta.

Selain itu berdasarkan data Kesadaran warga dalam mengurus SIKM juga terus menurun.

Pemprov DKI Jakarta Perpanjang Masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi

Jakarta – Pemprov DKI Jakarta resmi perpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di Ibu Kota selama 14 hari, mulai 3 hingga 16 Juli 2020, agar warga bisa tetap aman, sehat, dan produktif.⁣
Perpanjangan PSBB Transisi ini didasari oleh tiga unsur yaitu epidemiologi, kesehatan masyarakat, dan fasilitas kesehatan. Menurut kajian Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, angka ketiga unsur ini untuk DKI Jakarta bernilai 71. Angka ini masih di atas nilai minimal 70 untuk syarat pelonggaran.⁣
Di masa perpanjangan PSBB Transisi, semua kegiatan masih dengan kapasitas 50%. Lalu, pasca 14 hari nanti, akan dievaluasi kembali perkembangan terbarunya.⁣

“Kesimpulan dalam rapat Gugus Tugas tadi disimpulkan bahwa PSBB transisi, yang itu artinya semua kegiatan berlangsung masih 50 persen, itu akan diteruskan selama 14 hari ke depan,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube Pemprov DKI, Rabu (1/7).

“Kami akan evaluasi lagi setelah dapat perkembangan terbaru,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Mari jaga kota kita dengan disiplin mematuhi setiap protokol yang telah ditetapkan dan batasi aktivitas keluar rumah dan sebagai catatan, sanksi bagi pelanggar PSBB di masa transisi ini juga masih diberlakukan.

Penyedia Transportasi Umum Massal di DKI Jakarta Berkolaborasi Menyediakan Layanan yang Terintegrasi

Jakarta - Kota megapolitan sebesar Jakarta, tidak mungkin transportasi umum dikelola sendiri-sendiri, pengelolaan transportasi umum harus terintegrasi.⁣
"Setelah meresmikan 4 stasiun terpadu pada awal Juni lalu, Pemprov DKI Jakarta melalui BUMD PT. MRT Jakarta (MRTJ), PT. Transportasi Jakarta (TJ), dan PT. Jakarta Propertindo (Jakpro) berkolaborasi dengan PT. Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ) untuk menyelenggarakan sistem integrasi pembayaran antar moda transportasi.⁣"
"Seluruh penyedia transportasi umum massal di DKI Jakarta berkolaborasi menyediakan layanan yang terintegrasi bukan hanya modanya, tetapi juga tarif, serta sistem pembayarannya. Sehingga seluruh masyarakat akan dapat menikmati layanan transportasi yang nyaman, mudah dan efisien karena mereka cukup membawa satu alat pembayaran.⁣"
"Dengan adanya pengintegrasian ini maka insyaallah pengguna moda transportasi umum di Jakarta jumlahnya akan kembali meningkat, target kita bisa kembali seperti situasi 20 tahun lalu di mana porsi pengguna kendaraan umum di jalan raya Jakarta mencapai 75% penduduk"
"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam proses pengintegrasian ini. Meskipun ini dikelola secara B to B (Business to Business) tetapi tujuannya tetap untuk keadilan sosial. Seperti halnya apa yang digagas Bung Hatta saat bicara ekonomi Indonesia, adalah mekanisme pasar untuk mencapai keadilan sosial.⁣"
"Kita berharap integrasi pembayaran ini mampu mewujudkan subsidi yang lebih tepat sasaran, yang membuat masyarakat mengeluarkan biaya yang lebih ekonomis dalam menggunakan jasa transportasi umum massal, terlebih di masa pandemi kali ini di mana kebanyakan harus lebih banyak berhemat dalam pengeluaran salah satunya biaya transportasi.
Sumber : Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan

Informasi Layanan Transjakarta per 1 Juli 2020 pada Masa PSBB Transisi

Jakarta – Konsisten menjalankan protokol sterilisasi kesehatan dan keselamatan dimasa darurat dan transisi COVID19, mulai besok, 1 juli 2020 perusahaan transportasi kebanggaan warga DKI, Transjakarta, mulai membuka 40 rute tambahan koridor non koridor dan secara bertahap mengoperasikan kembali layanan first mile last mile terintegrasi, Mikrotrans. 107 rute tersebut merupakan rute tambahan disamping rute yang sudah beroperasi saat ini yaitu rute koridor (BRT), Rute Layanan Kesehatan (TRS), Rute Bus Wisata Kota Tua dan layanan Transcare.

Saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ditetapkan, Transjakarta hanya beroperasi di 13 koridor utama dan sebanyak 26 rute pada masa PSBB Transisi. Dalam kesiapan operasional babak baru ini, Transjakarta melakukan rutinitas tambahan dalam protokol kesehatan yaitu :

1. penyemprotan disinfektan pada halte-halte ujung

2. kepatuhan seluruh operator yang tergabung di Transjakarta dalam mengimplementasikan protokol sterilisasi yang telah ditetapkan.

3. Pengecekan aspek teknis kelayakan operasional bus untuk keselamatan, seperti keadaan mesin, keadaan ban, keadaan rem, pemasangan jarak aman, perlengkapan sterilisasi berupa hand sanitizer.

Berikut rute-rute Transjakarta yang beroperasi mulai 1 Juli 2020:

23 Layanan BRT

  1. Koridor 1 (Blok M- Kota)
  2. Koridor 2 ( Pulogadung 1 – Harmoni)
  3. Koridor 3 (Kalideres – Pasar Baru)
  4. Koridor 4 (Pulogadung 2 – Tosari)
  5. Koridor 5 (Kampung Melayu – Ancol)
  6. Koridor 6 (Ragunan – Halimun)
  7. Koridor 7 (Kp. Rambutan – Kp. Melayu)
  8. Koridor 8 (Lebak Bulus – Harmoni)
  9. Koridor 9 (Pinang Ranti – Pluit)
  10. Koridor 10 (Tanjung Priok – PGC 2)
  11. Koridor 11 (Pulogebang – Kp. Melayu)
  12. Koridor 12 (Penjaringan – Sunter Boulevard Barat)
  13. Koridor 13 (Ciledug – Tendean)
  14. 13A (Puri Beta – Blok M)
  15. 13C (Puri Beta – Dukuh Atas)
  16. 13E (Puri Beta – Kuningan)
  17. 3F (Kalideres – Gelora Bung Karno)
  18. 4C (TU GAS – Bundaran Senayan)
  19. 4D (Pulogadung 2 – Kuningan)
  20. 5C (PGC 1 – Harmoni)
  21. 6A (Ragunan – Monas via Kuningan)
  22. 6B (Ragunan – Monas via Semanggi)
  23. 8A (Grogol 2 – Harmoni)

15 Angkutan Terinterasi

  1. 1A (PIK – Balai Kota)
  2. 1B (Stasiun Palmerah – Tosari)
  3. 1H (Tanah Abang – Stasiun Gondangdia)
  4. 1M (Meruya – Blok M)
  5. 1Q (Rempoa – Blok M)
  6. 1R (Senen – Tanah Abang)
  7. 5M (Kp. Melayu – Tanah Abang via Cikini)
  8. 6C (Stasiun Tebet – Karet via Patra Kuningan)
  9. 6D (Stasiun Tebet – Karet via Underpass)
  10. 6M (Stasiun Mangggarai – Bundaran Senayan)
  11. 7B (Kp. Rambutan – Blok M)
  12. 7P (Pondok Kelapa – BKN)
  13. 8D (Joglo – Blok M)
  14. 10K (Tanjung Priok – Senen via Taman BMW)
  15. 11D (Pulo Gebang – Pulo Gadung 2 via PIK)
  16. GR4 (Taman Kota Intan – Museum Bahari)
  17. GR5 (Kota Tua Eksplorer)

69 Layanan Mikrotrans

  1. JAK-1 : Tanjung Priok – Plumpang
  2. JAK-2 : Duren Sawit – Kampung Melayu
  3. JAK-3 : Lebak Bulus – Pondok Labu
  4. JAK-4 : Grogol – Jembatan 2
  5. JAK-5 : Semper – Rorotan
  6. JAK-6 : Kampung Rambutan – Pondok Gede
  7. JAK-7 : Tanah Abang – Tawakal
  8. JAK-8 : Roxy – Benhil via Tanah Abang
  9. JAK-9 : Roxy Mas – Karet
  10. JAK-10 : Tanah Abang – Kota
  1. JAK-11 : Tanah Abang – Kebayoran Lama
  2. JAK-12 : Tanah Abang – Kebayoran Lama via Pos Pengumben
  3. JAK-13 : Tanah Abang – Kota Intan via Jembatan Lima
  4. JAK-14 : Tanah Abang – Meruya
  5. JAK-15 : Tanjung Priok – Bulak Turi
  6. JAK-16 : PGC – Condet
  7. JAK-17 : Pulogadung – Senen
  8. JAK-18 : Stasiun Kalibata – Kuningan
  9. JAK-19 : Pinang Ranti – Setu
  10. JAK-20 : Lubang Buaya – Cawang UKI
  11. JAK-21 : PGC – Dwikora
  12. JAK-22 : Penas Kalimalang – Dwikora
  13. JAK-24 : Senen – Pulogadung via Kelapa Gading
  1. JAK-25 : Kalisari – Pasar Rebo
  2. JAK-26 : Rawamangun – Duren Sawit
  1. JAK-27 : Pulogebang – Rorotan
  2. JAK-28 : Taman Wiladatika – Pasar Rebo
  3. JAK-29 : Tanjung Priok – Semper
  4. JAK-30 : Citraland – Meruya
  5. JAK-31 : Pondok Labu – Blok M
  6. JAK-32 : Petukangan – Lebak Bulus
  7. JAK-33 : Pulogadung – Kota
  8. JAK-34 : Rawamangun – Klender
  1. JAK-35 : Rawamangun – Pangkalan Jati
  2. JAK-36 : Cilangkap – Cililitan
  1. JAK-37 : Cililitan – Condet via Kayu Manis
  2. JAK-38 : Bulak Ringin – Kampung Rambutan
  3. JAK-39 : Duren Sawit – Kalimalang
  4. JAK-40 : Pulogebang – Taman Harapan Baru
  5. JAK-41 : Kampung Melayu – Pulogadung
  6. JAK-42 : Kampung Melayu – Pondok Kelapa
  7. JAK-43 : Tongtek – Cililitan
  8. JAK-44 : Andara – Lenteng Agung
  9. JAK-45 : Lebak Bulus – Ragunan
  10. JAK 46 : PS Minggu – Jagakarsa
  11. JAK-47 : Ciganjur – Terminal Pasar Minggu
  12. JAK-49 : Lebak Bulus – Cipulir
  1. JAK-50 : Kalideres – Puri Kembangan
  2. JAK-51 : Taman Kota – Budi Luhur
  3. JAK-52 : Kalideres – Muara Angke
  4. JAK-53 : Grogol Pos Pengumben Via Slipi
  5. JAK-54 : Grogol – Benhil
  6. JAK-56 : Grogol – Srengseng
  1. JAK-58 : Cilincing – Rorotan
  2. JAK-59 : Rawamangun – Rawa Sengon
  1. JAK-60 : Kelapa Gading – Rusun Kemayoran
  2. JAK-61 : Pulogadung – Cempaka Putih
  3. JAK-64 : Lenteng Agung – Aseli
  4. JAK-71 : Kampung Rambutan – Pinang Ranti
  5. JAK-72 : Kampung Rambutan – Pasar Rebo
  6. JAK-73 : Jambore Cibubur – Pasar Rebo
  7. JAK-74 : Rawamangun – Cipinang Muara
  8. JAK-75 : Kampung Pulo – Halim via Cililitan
  9. JAK-77 : Tanjung Priok – Jembatan Hitam
  10. JAK-80 : Rawa Buaya – Rawa Kompeni
  11. JAK-84 : Kampung Melayu – Kapin Raya
  12. JAK-85 : Bintara – Cipinang Indah
  1. JAK-112 : Pulogadung – Tanah Merah
  2. JAK-117 : Tanjung Priok – Tanah Merdeka

Transjakarta mengajak seluruh pelanggan dan warga DKI untuk secara disiplin mematuhi protokol yang telah ditentukan, karena babak baru ini merupakan babak kekompakan dan saling dukung satu sama lain untuk mengedepankan kebersihan, kesehatan dan keselamatan dalam menghadapi pandemic COVID19. Bersama, kami yakin warga DKI dapat mengatasi pandemic ini dengan selamat dan meneruskan ketangguhan warga yang selama ini telah teruji. Simak selalu media sosial resmi kami di Twitter : @PT_Transjakarta dan Instagram : @pt_transjakarta untuk mendapatkan informasi resmi mengenai informasi terkait layanan terkini kami dan gunakan selalu aplikasi TIJEKU untuk mempermudah perjalanan anda menggunakan Transjakarta.

Sumber : https://www.transjakarta.co.id/

Scroll to top