Antisipasi Lonjakan Penumpang, Dishub DKI Tambah Armada Bus AKAP

JawaPos.com – Lonjakan penumpang diprediksi akan mewarnai musim mudik Hari Raya Idulfitri 2019. Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperkirakan kenaikan jumlah pemudik terjadi pada pengguna moda transportasi bus.

Kepala Unit Pengelola Terminal Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Muslim, memperkirakan akan terjadi kenaikan jumlah penumpang sekitar 25-
30 persen. Untuk itu, sejumlah Perusahaan Otobus pun telah mengantisipasinya dengan menyiapkan armada tambahan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Muslim mengatakan, jumlah bus reguler dan tambahan yang disiapkan mencapai 2189 armada yang tersebar di terminal bus utama dan terminal bantuan. Jumlah itu belum termasuk ribuan armada yang disiapkan di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur.

“Di terminal-terminal di bawah UP Terminal Angkutan Jalan sekitar 2189 unit yang siap layani pemudik. Itu belum yang dari Terminal Terpadu Pulogebang karena mereka punya unit pengelola sendiri,” ujar Muslim kepada wartawan, Senin (27/5).

Untuk di Terminal Terpadu Pulogebang, lanjut Muslim, bus reguler yang dipersiapkan sebanyak 965 armada dan bus tambahan 200 armada. Total secara keseluruhan armada mudik yang akan berangkat dari terminal utama dan terminal bantuan sebanyak 3365 armada.

Jumlah tersebut belum masih berpotensi ditanbah. Pasalnya bus yang melakukan pemberangkatan perjalan dari pool dan Lebak Bulus tidak masuk hitungan ini. Demi mengurai lonjakan pemudik, Muslim menyebut Dinas Perhubungan DKI Jakarta memang menyiapkan terminal bantuan untuk melengkapi empat terminal utama yang difungsikan pada musim mudik tahun ini.

Adapun terminal bus utama yakni Terminal Rambutan Jakarta Timur, Terminal Kalideres Jakarta Barat, Terminal Tanjung Priok Jakarta Utara dan Terminal Terpadu Pulogebang Jakarta Timur. Sedangkan terminal bus bantuan yang disiapkan yakni Terminal Pinang Ranti dan Terminal Rawamangun di Jakarta Timur, Terminal Grogol di Jakarta Barat dan Terminal Muara Angke di Jakarta Utara.

“Untuk Terminal Lebak Bulus sementara secara resmi belum ditetapkan sebagai terminal bantuan akan tetapi seperti biasa secara reguler ada pemberangkatan penumpang di Lebak Bulus. Mengingat masih ada potensi penumpang di sana,” sambung Muslim.

Dengan fasilitas minim di Lebak Bulus membuat terminal tersebut tidak ditetapkan secara resmi sebagai terminal bus bantuan. Selain fokus menyediakan terminal bantuan dan menambah armada bus, Dishub DKI juga berupaya memaksimalkan fasilitas terminal antara lain lajur keberangkatan, kedatangan dan ruang tunggu penumpang.

“Untuk persiapan sarana terminal, Dishub akan memastikan adanya informasi harga tiket, pos kesehatan dan tes urine bagi awak bus, layanan informasi dan aduan, pos pengecekan laik jalan kendaraan, pos terpadu dan penyediaan ruang istirahat,” terang Muslim.

Terpisah, Kordinator Lapangan PO Santika, Dayat, mengatakan, peningkatan penumpang bus AKAP sudah mulai dirasakan sejak tol Trans Jawa tersambung. Di momentum lebaran ini, bahkan PO Santika telah mengalami peningkatan permintaan penumpang secara signifikan.

“Memang semenjak tol jadi ini ada peningkatan sampai 30 persen. Saat ini saja untuk reguler kita biasanya sehari berangkatkan 21 armada sekarang menjadi 35 unit sejak tanggal 19 Mei kemarin,” kata dia.

Dayat memprediksi lonjakan penumpang akan mencapai puncaknya pada tanggal 31 Mei, 1 Juni dan 2 Juni nanti. Oleh sebab itu armada cadangan sudah siapkan. Nantinya, armada ini akan diberangkatkan dari semua terminal yang ditunjuk oleh pemerintah termasuk sejumlah terminal bantuan.

Berikut data bus reguler dan tambahan di terminal di bawah pengawasan UP Terminal Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta

Terminal Bus Utama :
1. Terminal Kp Rambutan
Bus Reguler = 1.017
Bus Bantuan = 200
Jumlah = 1.217

2. Terminal Kalideres :
Bus Reguler = 610
Bus Bantuan = 120
Jumlah = 730

3. Terminal Tanjung Priok
Bus Reguler = 90
Bus Bantuan = 50
Jumlah = 140

4. Terminal Terpadu Pulogebang
Bus Reguler = 965
Bus Tambahan = 200
Jumlah= 1165

Jumlah bus tambahan di terminal bantuan:
Rawamangun= 25
Pinang Ranti = 40
Grogol = 22
Muara Angke= 15
Jumlah = 102

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan

Demi Keselamatan Bersama, Pemerintah Terbitkan Aturan Pembatasan Kendaraan Saat Arus Mudik Lebaran 2019

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kemenhub telah mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2019 Tentang Pengaturan Lalu Lintas Pada Masa Angkutan Lebaran Tahun 2019. Kebijakan itu dalam rangka mempersiapkan Angkutan Lebaran Tahun 2019/1440 H.

FB_IMG_1559002960777

Untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan, serta mengoptimalkan penggunaan dan pergerakan lalu lintas pada beberapa ruas jalan tol dan jalan nasional pada masa angkutan lebaran Tahun 2019 maka Ditjen Hubdat melakukan pengaturan lalu lintas selama puncak arus mudik dan balik.

“Mobil barang yang dikenakan pembatasan operasional adalah mobil barang dengan sumbu 3 (tiga) atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, dan kereta gandengan; dan mobil barang yang digunakan untuk mengangkut bahan galian meliputi tanah, pasir, dan/atau batu, bahan tambang, dan bahan bangunan,” jelas Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi.

Peraturan Menteri ini bertujuan untuk melakukan pembatasan operasional terhadap mobil barang dan penutupan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB).

Untuk pembatasan operasional mobil barang berlaku di ruas jalan tol dan ruas jalan nasional pada tanggal 30 Mei 2019 mulai pukul 00.00 WIB sampai dengan tanggal 2 Juni 2019 pukul 24.00 WIB; dan tanggal 8 Juni 2019 mulai pukul 00.00 WIB sampai dengan tanggal 10 Juni 2019 pukul 24.00 WIB.

FB_IMG_1559002966814

Dirjen Budi juga menyampaikan ruas jalan tol yang dikenakan pembatasan operasional mobil barang meliputi:

  • Terbanggi Besar-Bakauheni;
  • Jakarta-Tangerang-Merak;
  • Jakarta Outer Ring Road;
  • Prof. DR. Ir. Sedyatmo;
  • Jakarta-Bogor-Ciawi-Cigombong;
  • Jakarta-Cikampek-Palimanan-Kanci-Pejagan-Pemalang-Batang-Semarang;
  • Purwakarta-Bandung-Cileunyi;
  • Krapyak-Jatingaleh, Semarang;
  • Jatingaleh-Srondol, Semarang;
  • Jatingaleh-Muktiharjo, Semarang;
  • Semarang-Solo;
  • Solo-Ngawi;
  • Ngawi-Kertosono;
  • Kertosono-Mojokerto;
  • Mojokerto-Surabaya;
  • Surabaya-Gempol;
  • Gempol-Pandaan;
  • Gempol-Pasuruan;
  • Pasuruan-Probolinggo; dan
  • Pandaan-Malang.(helmi)

Sumber : beritatrans.com

Mudik Gratis 2019 Bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal ini Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2019 melakukan kegiatan arus mudik gratis bagi warga Ibu Kota.

Tersedia 10 Kota tujuan dalam mudik gratis yang akan dilakukan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Kali ini, diantaranya untuk Provinsi Jawa Barat : Ciamis & Kuningan; Provinsi Jawa Tengah : Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Solo & Wonogiri ; Provinsi DI Yogyakarta : Yogyakarta dan Provinsi Jawa Timur : Jombang.

Penyelenggaraan Mudik Gratis Kali ini akan tersedia untuk 16.587 penumpang dan 5.560 sepeda motor. Pendaftaran dapat dilakukan melalui online pada portal https://mudikgratis.jakarta.go.id/ atau bisa mendatangi kantor Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta dan Suku Dinas Perhubungan di 5 Wilayah DKI Jakarta.

Adapun alamat kantor yang dapat dikunjungi untuk melakukan pendaftaran ataupun verifikasi berkas pendaftaran :

  1. Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta
    Jl. Taman Jatibaru No.1, RT.17/RW.1, Cideng, Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10150
  2. Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur
    Jl. Pegambiran No.31A, RT.16/RW.6, Jati, Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
  3. Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat
    Jl. Raya Ring Road, Rawa Buaya, Cengkareng, RT.8/RW.6, Duri Kosambi, Cengkareng, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11750
  4. Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat
    Jl. St. Senen No.5, RW.3, Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10410
  5. Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara
    Jalan Laksamana Yos Sudarso, Rawabadak Utara, Koja, RT.6/RW.14, Rawabadak Utara, Jakarta Utara, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14230
  6. Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan
    Kavling 45-46, Mt Haryono, RT.3/RW.3, Cikoko, Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

Bagi warga Ibu Kota yang akan mengikuti Mudik Gratis ini, perlu menyiapkan KTP/Kartu Keluarga (Surat Keterangan dari Kelurahan) yang berdomisili di wilayah DKI Jakarta dan bagi peserta mudik gratis yang akan membawa serta sepeda motornya dapat menyertakan STNK.

Buruan Daftar, Mudik Gratis Sepeda Motor dengan Kapal Laut Dibuka Mulai Hari Ini

​JAKARTA  – Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut hari ini (8/4) membuka pendaftaran online mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut tahun 2019 dengan rute Jakarta – Semarang dan Semarang – Jakarta melalui website: https://mudikgratis.dephub.go.id.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut,  Capt. Wisnu Handoko, menjelaskan  jadwal keberangkatan angkutan laut mudik gratis dengan kapal bagi pengendara sepeda motor dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta – Tanjung Emas Semarang pada tanggal 30 Mei dan 1 Juni 2019. Sedangkan  untuk jadwal arus balik dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang – Tanjung Priok Jakarta mulai tanggal 8 dan 10 Juni 2019.

”Adapun kuota yang disiapkan oleh Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk mudik gratis dengan kapal tahun ini adalah sebanyak 4.000 sepeda motor dan 8.000 orang penumpang, yang terdiri dari 2.000 sepeda motor dan 4.000 orang penumpang untuk arus mudik, serta 2.000 sepeda motor dan 4.000 orang penumpang untuk arus balik,” kata Capt. Wisnu di sela acara Rapat Kerja Direktorat Jenderal Perhubungan Laut hari ini (8/4) di Jakarta.

Menurut , Capt. Wisnu, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah melakukan berbagai persiapan penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran tahun 2019 (1440 H), termasuk mempersiapkan pelaksanaan mudik gratis dengan kapal bagi pengguna sepeda motor dengan rute Pelabuhan Tanjung Priok – Tanjung Emas Semarang (PP).

Dalam pelaksanaannya mudik gratis  dengan kapal tahun 2019 ini, Direktorat Jenderal Perhubungan menyiapkan 1 (satu) unit kapal penumpang untuk melayani mudik gratis dengan kapal.

Adapun 1 (satu) kapal yang disiapkan untuk mudik gratis tersebut berkapasitas penumpang 2000 penumpang dan 1000 sepeda motor untuk satu kali voyage dengan total voyage sebanyak 4 kali (2 voyage arus mudik, 2 voyage arus balik).

Selain itu,  menurut Capt. Wisnu program Mudik Gratis dengan kapal laut bagi pengendara sepeda motor merupakan salah satu komitmen Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk memberikan pelayanan angkutan lebaran kepada masyarakat khususnya bagi pemudik yang menggunakan sepada motor agar dapat berjalan sampai tujuan masing-masing dengan aman, selamat, tertib dan nyaman.

“Sesuai slogan Mudik Lebaran tahun 2019 ini yaitu Mudik Selamat Guyub Rukun, Pemerintah berharap melalui program mudik gratis ini akan meningkatkan kelancaran lalu lintas angkutan jalan raya dan mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas pengguna jalan raya khususnya pengguna sepeda motor pada jalur pantai utara,” kata Capt. Wisnu.

Menurut Capt. Wisnu, program mudik gratis ini juga sejalan dengan arahan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang mengimbau agar para pemudik sepeda motor mengurangi atau tidak menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh sehingga mudik gratis dengan kapal laut ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan mudik tahun ini, mulai sekarang untuk bersiap-siap dan manfaatkan kesempatan mudik gratis dengan kapal ini sebaik-baiknya. Mudik dengan kapal laut selain gratis juga lebih aman dan nyaman,” pungkas Capt. Wisnu.

Berikut adalah beberapa informasi penting terkait ketentuan dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemudik yang mau mendaftar mudik gratis dengan kapal bagi pengendara sepeda motor, yaitu :

1) Pendaftaran Mudik Gratis bagi pengendara sepeda motor dapat dilakukan secara Online mulai 8 April 2019 s.d. 15 Mei 2019, melalui website : https://mudikgratis.dephub.go.id/, Isi data dan lengkapi persyaratan lalu dapatkan kode booking lalu bawa kode booking ke tempat verifikasi untuk mendapatkan tiket mulai dari tanggal 11 April s.d 18 Mei 2019.

2) Pendaftaran Langsung dilakukan dengan membawa persyaratan seperti KTP, SIM C, STNK, KK asli pada tanggal 15 Mei s.d 29 Mei 2019 pukul 09.00 WIB – 16.00 WIB. (Setiap hari, selama kuota masih tersedia)

3) Adapun Lokasi Verifikasi Dan Pendaftaran Langsung dilakukan di Terminal Penumpang Nusantara, Pelabuhan Utama Tanjung Priok, di Jl. Panaitan no. 105 Tanjung Priok Jakarta Utara dan Kantor pusat Kementerian Perhubungan, Jl. Medan Merdeka Barat No. 8 Jakarta Pusat. (aliy)

Sumber : beritatrans.com

Scroll to top