Peluncuran The All New Mikrotrans Dalam rangka Hari Pelanggan Nasional 4 September 2020 di Kantor Pusat PT. Transportasi Jakarta.

Jakarta – PT Transjakarta telah meluncurkan unit layanan terbarunya yang diberi nama The All New Purwarupa Mikrotrans. Berbeda dengan armada mikrotrans sebelumnya, layanan terbaru ini dirancang lebih nyaman karena dilengkapi air conditioner (AC).

Direktur Pelayanan PT Transjakarta, Achmad Izul Waro mengatakan, selain dilengkapi AC, kapasitas penumpang armada terbaru ini juga lebih lega.

“Berbeda dengan armada mikrotrans kami sebelumnya, unit The All New Mikrotrans ini dirancang lebih nyaman karena dilengkapi dengan air conditioner (AC) serta lebih lega karena memiliki kapasitas yang lebih banyak yakni 15 orang saat kondisi normal. Selama pandemi dioperasikan dengan kapasitas sebesar 50 persen dari kapasitas normal atau maksimal tujuh orang,” ujar Izul, Selasa (8/9).

Selain itu, sambung Izul, The All New Purwarupa Mikrotrans ini juga memiliki segudang keunggulan lainnya seperti, pintu sliding otomatis, buka dan tutup pintu dari pramudi, AC double (ducting), tv widescreen, kursi penumpang berbahan busa yang nyaman, CCTV dengan empat kamera + DVR, running text ada monitor, dan OBU (onboard unit).

“Untuk menambah rasa aman dan nyaman penumpang, kami juga menyediakan fasilitas alat pemadam api ringan (APAR), sabuk keselamatan, dan palu pemecah kaca,” katanya.

Ditambahkan Izul, saat ini pihaknya masih melakukan uji coba The All New Purwarupa Mikrotrans dengan kode rute JAK10 yang melayani rute Tanah Abang – Kota dengan 78 titik pemberhentian.

Pada tahap uji coba ini PT Transjakarta baru mengoperasikan satu unit prototipe The All New Purwarupa Mikrotrans dengan masa uji coba selama enam bulan ke depan atau mulai September 2020 hingga Maret 2021.

“Dalam uji coba ini, Transjakarta tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah diberlakukan. Transjakarta tentunya menyiapkan unit ini dengan sanitasi yang sesuai prosedur. Untuk jam operasionalnya mulai pukul 05.00 – 10.00. Selama uji coba ini gratis,” tandasnya.

Sumber : https://www.beritajakarta.id/read/82698/ini-keunggulan-the-all-new-purwarupa-mikrotrans#.X1mMIXkzaM8

Informasi Layanan Transjakarta per 1 Juli 2020 pada Masa PSBB Transisi

Jakarta – Konsisten menjalankan protokol sterilisasi kesehatan dan keselamatan dimasa darurat dan transisi COVID19, mulai besok, 1 juli 2020 perusahaan transportasi kebanggaan warga DKI, Transjakarta, mulai membuka 40 rute tambahan koridor non koridor dan secara bertahap mengoperasikan kembali layanan first mile last mile terintegrasi, Mikrotrans. 107 rute tersebut merupakan rute tambahan disamping rute yang sudah beroperasi saat ini yaitu rute koridor (BRT), Rute Layanan Kesehatan (TRS), Rute Bus Wisata Kota Tua dan layanan Transcare.

Saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ditetapkan, Transjakarta hanya beroperasi di 13 koridor utama dan sebanyak 26 rute pada masa PSBB Transisi. Dalam kesiapan operasional babak baru ini, Transjakarta melakukan rutinitas tambahan dalam protokol kesehatan yaitu :

1. penyemprotan disinfektan pada halte-halte ujung

2. kepatuhan seluruh operator yang tergabung di Transjakarta dalam mengimplementasikan protokol sterilisasi yang telah ditetapkan.

3. Pengecekan aspek teknis kelayakan operasional bus untuk keselamatan, seperti keadaan mesin, keadaan ban, keadaan rem, pemasangan jarak aman, perlengkapan sterilisasi berupa hand sanitizer.

Berikut rute-rute Transjakarta yang beroperasi mulai 1 Juli 2020:

23 Layanan BRT

  1. Koridor 1 (Blok M- Kota)
  2. Koridor 2 ( Pulogadung 1 – Harmoni)
  3. Koridor 3 (Kalideres – Pasar Baru)
  4. Koridor 4 (Pulogadung 2 – Tosari)
  5. Koridor 5 (Kampung Melayu – Ancol)
  6. Koridor 6 (Ragunan – Halimun)
  7. Koridor 7 (Kp. Rambutan – Kp. Melayu)
  8. Koridor 8 (Lebak Bulus – Harmoni)
  9. Koridor 9 (Pinang Ranti – Pluit)
  10. Koridor 10 (Tanjung Priok – PGC 2)
  11. Koridor 11 (Pulogebang – Kp. Melayu)
  12. Koridor 12 (Penjaringan – Sunter Boulevard Barat)
  13. Koridor 13 (Ciledug – Tendean)
  14. 13A (Puri Beta – Blok M)
  15. 13C (Puri Beta – Dukuh Atas)
  16. 13E (Puri Beta – Kuningan)
  17. 3F (Kalideres – Gelora Bung Karno)
  18. 4C (TU GAS – Bundaran Senayan)
  19. 4D (Pulogadung 2 – Kuningan)
  20. 5C (PGC 1 – Harmoni)
  21. 6A (Ragunan – Monas via Kuningan)
  22. 6B (Ragunan – Monas via Semanggi)
  23. 8A (Grogol 2 – Harmoni)

15 Angkutan Terinterasi

  1. 1A (PIK – Balai Kota)
  2. 1B (Stasiun Palmerah – Tosari)
  3. 1H (Tanah Abang – Stasiun Gondangdia)
  4. 1M (Meruya – Blok M)
  5. 1Q (Rempoa – Blok M)
  6. 1R (Senen – Tanah Abang)
  7. 5M (Kp. Melayu – Tanah Abang via Cikini)
  8. 6C (Stasiun Tebet – Karet via Patra Kuningan)
  9. 6D (Stasiun Tebet – Karet via Underpass)
  10. 6M (Stasiun Mangggarai – Bundaran Senayan)
  11. 7B (Kp. Rambutan – Blok M)
  12. 7P (Pondok Kelapa – BKN)
  13. 8D (Joglo – Blok M)
  14. 10K (Tanjung Priok – Senen via Taman BMW)
  15. 11D (Pulo Gebang – Pulo Gadung 2 via PIK)
  16. GR4 (Taman Kota Intan – Museum Bahari)
  17. GR5 (Kota Tua Eksplorer)

69 Layanan Mikrotrans

  1. JAK-1 : Tanjung Priok – Plumpang
  2. JAK-2 : Duren Sawit – Kampung Melayu
  3. JAK-3 : Lebak Bulus – Pondok Labu
  4. JAK-4 : Grogol – Jembatan 2
  5. JAK-5 : Semper – Rorotan
  6. JAK-6 : Kampung Rambutan – Pondok Gede
  7. JAK-7 : Tanah Abang – Tawakal
  8. JAK-8 : Roxy – Benhil via Tanah Abang
  9. JAK-9 : Roxy Mas – Karet
  10. JAK-10 : Tanah Abang – Kota
  1. JAK-11 : Tanah Abang – Kebayoran Lama
  2. JAK-12 : Tanah Abang – Kebayoran Lama via Pos Pengumben
  3. JAK-13 : Tanah Abang – Kota Intan via Jembatan Lima
  4. JAK-14 : Tanah Abang – Meruya
  5. JAK-15 : Tanjung Priok – Bulak Turi
  6. JAK-16 : PGC – Condet
  7. JAK-17 : Pulogadung – Senen
  8. JAK-18 : Stasiun Kalibata – Kuningan
  9. JAK-19 : Pinang Ranti – Setu
  10. JAK-20 : Lubang Buaya – Cawang UKI
  11. JAK-21 : PGC – Dwikora
  12. JAK-22 : Penas Kalimalang – Dwikora
  13. JAK-24 : Senen – Pulogadung via Kelapa Gading
  1. JAK-25 : Kalisari – Pasar Rebo
  2. JAK-26 : Rawamangun – Duren Sawit
  1. JAK-27 : Pulogebang – Rorotan
  2. JAK-28 : Taman Wiladatika – Pasar Rebo
  3. JAK-29 : Tanjung Priok – Semper
  4. JAK-30 : Citraland – Meruya
  5. JAK-31 : Pondok Labu – Blok M
  6. JAK-32 : Petukangan – Lebak Bulus
  7. JAK-33 : Pulogadung – Kota
  8. JAK-34 : Rawamangun – Klender
  1. JAK-35 : Rawamangun – Pangkalan Jati
  2. JAK-36 : Cilangkap – Cililitan
  1. JAK-37 : Cililitan – Condet via Kayu Manis
  2. JAK-38 : Bulak Ringin – Kampung Rambutan
  3. JAK-39 : Duren Sawit – Kalimalang
  4. JAK-40 : Pulogebang – Taman Harapan Baru
  5. JAK-41 : Kampung Melayu – Pulogadung
  6. JAK-42 : Kampung Melayu – Pondok Kelapa
  7. JAK-43 : Tongtek – Cililitan
  8. JAK-44 : Andara – Lenteng Agung
  9. JAK-45 : Lebak Bulus – Ragunan
  10. JAK 46 : PS Minggu – Jagakarsa
  11. JAK-47 : Ciganjur – Terminal Pasar Minggu
  12. JAK-49 : Lebak Bulus – Cipulir
  1. JAK-50 : Kalideres – Puri Kembangan
  2. JAK-51 : Taman Kota – Budi Luhur
  3. JAK-52 : Kalideres – Muara Angke
  4. JAK-53 : Grogol Pos Pengumben Via Slipi
  5. JAK-54 : Grogol – Benhil
  6. JAK-56 : Grogol – Srengseng
  1. JAK-58 : Cilincing – Rorotan
  2. JAK-59 : Rawamangun – Rawa Sengon
  1. JAK-60 : Kelapa Gading – Rusun Kemayoran
  2. JAK-61 : Pulogadung – Cempaka Putih
  3. JAK-64 : Lenteng Agung – Aseli
  4. JAK-71 : Kampung Rambutan – Pinang Ranti
  5. JAK-72 : Kampung Rambutan – Pasar Rebo
  6. JAK-73 : Jambore Cibubur – Pasar Rebo
  7. JAK-74 : Rawamangun – Cipinang Muara
  8. JAK-75 : Kampung Pulo – Halim via Cililitan
  9. JAK-77 : Tanjung Priok – Jembatan Hitam
  10. JAK-80 : Rawa Buaya – Rawa Kompeni
  11. JAK-84 : Kampung Melayu – Kapin Raya
  12. JAK-85 : Bintara – Cipinang Indah
  1. JAK-112 : Pulogadung – Tanah Merah
  2. JAK-117 : Tanjung Priok – Tanah Merdeka

Transjakarta mengajak seluruh pelanggan dan warga DKI untuk secara disiplin mematuhi protokol yang telah ditentukan, karena babak baru ini merupakan babak kekompakan dan saling dukung satu sama lain untuk mengedepankan kebersihan, kesehatan dan keselamatan dalam menghadapi pandemic COVID19. Bersama, kami yakin warga DKI dapat mengatasi pandemic ini dengan selamat dan meneruskan ketangguhan warga yang selama ini telah teruji. Simak selalu media sosial resmi kami di Twitter : @PT_Transjakarta dan Instagram : @pt_transjakarta untuk mendapatkan informasi resmi mengenai informasi terkait layanan terkini kami dan gunakan selalu aplikasi TIJEKU untuk mempermudah perjalanan anda menggunakan Transjakarta.

Sumber : https://www.transjakarta.co.id/

Transjakarta Pasang 8 (Delapan) Wayfinding di Kawasan Transit Tanah Abang

Jakarta – Untuk memudahkan warga secara mandiri menggunakan transportasi integrasi antarmoda, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berkolaborasi dengan PT Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT), Kereta Commuter Indonesia (KCI) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan penataan kawasan transit di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Transjakarta sebagai feeder (penghubung) dari titik antarmoda memasang 8 (Delapan) totem berupa penunjuk arah atau wayfinding di Kawasan Transit Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pemasangan wayfinding ini merupakan salah satu bagian dari upaya pemerintah dalam melakukan penataan di 4 (empat) kawasan stasiun di Jakarta yaitu Stasiun Senen, Stasiun Juanda, Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Sudirman yang rencananya akan diresmikan besok, Rabu (16/6).

Wayfinding di sekitar area Tanah Abang ini akan memiliki bentuk dan informasi yang mudah dibaca dan dipahami untuk warga agar dapat menjelajah kawasan tersebut. Tujuannya bagi warga yang ingin menuju titik lokasi lain tidak perlu menggunakan kendaraan pribadi namun, bisa menggunakan moda yang nyaman aman dan terjangkau yang sudah disediakan oleh Pemprov DKI.

Berikut titik dan jenis informasi wayfinding di kawasan transit Tanah Abang, Jakarta Pusat:

  1. Totem Utama Penanda InterchangeInformasi: stasiun Kereta Rel Listrik (KRL), halte Transjakarta serta layanan Miktrotrans dan angkot.
  2. Totem Wayfinding Depan Entrance StasiunInformasi: rute menuju stasiun Tanah Abang, rute menuju halte bus Jak Lingko Tanah Abang 2, JPM Tanah Abang (Tanah Abang Skywalk), rute menuju Ojek Daring, rute menuju pangkalanan bajaj, lokasi drop off dan lokasi ojek pangkalan.
  3. Totem Wayfinding Entrance Drop Off Zone
    Informasi: rute menuju stasiun Tanah Abang, rute menuju halte bus Jak Lingko Tanah Abang 2, JPM Tanah Abang (Tanah Abang Skywalk), rute menuju Ojek Daring, rute menuju pangkalanan bajaj, lokasi drop off dan lokasi ojek pangkalan.
  4. Totem Wayfinding Zebra Cross Selatan (Menuju JPM)
    Informasi: Menuju JPM Tanah Abang, menuju Halte bus Tanah Abang Eksplorer, menuju Stasiun Tanah Abang, menuju Halte bus Jak Lingko Tanah Abang serta menuju layanan Miktrotrans dan angkot.
  5. Wayfinding Gantry Menuju Halte Transjakarta
    Informasi: Menuju halte bus Jak Lingko Tanah Abang 2, rute-rute yang bisa diakses seperti 1H (St Tanah Abang – St Gongdia), 1N, 1R (Senen – St Tanah Abang), 5M, 8C, 8K, 9D, S41 , 5F.
  6. Mode Identifier Halte Bus Transjakarta
    Informasi: Menuju halte bus Jak Lingko Tanah Abang 2, rute-rute yang bisa diakses seperti 1H (St Tanah Abang – St Gongdia), 1N, 1R (Senen – St Tanah Abang), 5M, 8C, 8K, 9D, S41 , 5F.
  7. Signage Informasi Interior Halte Informasi terkait peta rute Transjakarta
  8. Penanda interchange di pintu masuk dari arah jatibaru.

Transportasi Jak lingko DKI Jakarta menuju city 4.0, merupakan transportasi menuju peradaban baru, salah satunya dengan menerapkan sistem penunjuk perjalanan (wayfinding). Dengan adanya wayfinding dan penataan kawasan terintegrasi, warga DKI akan dimudahkan mengakses berbagai layanan transportasi dengan lebih nyaman layaknya berada di negara maju lainya.

Artikel ini telah tayang di :

https://www.transjakarta.co.id/transjakarta-pasang-8-delapan-wayfinding-di-kawasan-transit-tanah-abang/?fbclid=IwAR22FD6SI25uS3gQq7l66tQmpUeXmSuagAQ2qJM7UU9LnlGmRYYlc_wNxWg

Ada 4 Pihak Terkait Erat Dengan Keselamatan Kendaraan

JAKARTA – Membangun dan mengoperasikan armada atau kendaraan yang berkeselamatan tak sendirian, karena melibatkan mata rantai usaha yang berbeda-beda.

“Sedikitnya ada empat pihak yang terkait jika akan membangun armada angkutan yang berkeselamatan itu. Mereka adalah perusahaan pembuat chasis dan engine, kemudian karoseri, AC serta daealer,” kata Direktur Operasi dan Plt Direktur Teknik PT TransJakarta Daud Jhosep saat pembukaan Pelatihan Electric Load Analisys (ELA) di Jakarta, kemarin.

Jika kita komit membangun dan mewujudkan angkutan umum yang baik dan berkeselamatan, lanjut Daud, maka empat pihak tersebut harus komit dan satu kata, keselamatan menjadi fokus utama.

“Mereka (empat pihak tersebut) mempunyai tupoksi masing-masing, tapi harus komit untuk mewujudkan keselamatan transportasi,” jelas Daud lagi.

Dalam kasus kebakaran bus TransJakarta misalnya, menurut dia, tak bisa serta merta menyalahkan TransJakarta sebagai operator bus. Meski diakui, pihak TransJakarta sebagai enduser tak bisa begitu saja mengelak dan cuci tangan dalam kasus kebakaran bus tersebut.

“Transjakarta hanya konsumen dan menerima bus dalam bentuk glondongan (jadi). Kita tak tahu, bagaimana proses pembangunannya dan apa benar komponen dan cara pembangunan bus sudah mengikuti kaidah yang benar dan berkeselamatan,” papar Daud.

Arif S, dari Divisi Teknik TransJakarta menambahkan, kita terima bus dari dealer sudah dalam bentuk bus jadi. Dan tak mungkin membongkar satu- persatu guna mengecek kompnen di dalam kendaraan tersebut.

“Termasuk komponen kabel-kabel di dalam bus, yang diduga tidak standard dan mudah memicu kebakaran,” kata dia.

IMG-20190409-WA0059

Dipicu Hal-Hal Sepele

Sementara, aku Arief, setiap hari TransJakarta mengoperasikan sekitar 950 unit bus berbagai jenis, ukuran serta dibangun di berbagai karoseri yang berbeda.

Oleh karena itu, usai mengikuti pelatihan Eletric Load Analisys (ELA) bekerja sama dengan KNKT, Arif mengaku makin was-was. “Yang dilakukan TansJakarta sebagai enduser dan opeartor bus adalah melakukan perawatan rutin,” tukas dia.

“Sementara, isi di dalamnya termasuk komponen kabel misalnya tak semua tahu, karena sudah dibungkus dan disambung rapi saat perakitan di karoseri,” aku Aris.

Terkait masalah tersebut, investigator senior KNKT Ahmad Wildan mengatakan, kini semua pihak harus komit dan melakukan tupoksinya dengan standar keselamatan yang tinggi.

“Kecelakaan seperti kebakaran kendaraan bisa dipicu oleh hal-hal sepele, seperti proses dan penggunaan kabel yang tidak standar,” kata dia.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Operator bus sebagai end user pun harus teliti, bahkan berhak menanyanakan standar keselamatan dalam proses pembangunan bus atau truk di karoseri dulu,” tegas Wildan.(helmi)

Sumber : beritatrans.com

Naik Transjakarta, Kini Ada Aplikasi TiJeKu Dan Terintegrasi MRT

JAKARTA – Transjakarta kini millenal banget.Hal itu menyusul peluncuran TiJeKu, yaitu aplikasi dari Transjakarta untuk mengetahui seluruh informasi resmi dari Transjakarta.

“TiJeKu bukan hanya sekedar aplikasi untuk membantu pelanggan namun TiJeKu adalah sahabat yang akan mendekatkan pelanggan dengan Transjakarta,” sebut siaran resmi PT Transjakarta.

Tak perlu repot, sahabat TiJe dapat mengetahui info lebih lanjut dan mengunduh TiJeKu langsung di bit.ly/tijekuseru.

Semua informasi penting bisa dengan mudah kamu dapatkan. Mulai dari informasi rute, halte, posisi bus, jenis layanan, pembukaan layanan baru.

Selanjutnya, tanya – tanya langsung ke agen halo TiJe yang melayani 24 jam dan masih banyak juga manfaat lainnya yang dapat kamu rasakan di TiJeKu.

Terintegrasi Dengan MRT

Manajemen PT Transjakarta kini menyediakan rute untuk menunjang gaya hidup modern dengan menggunakan transportasi publik sebagai pilihan utama.

Tersedia beberapa rute layanan Transjakarta yang menyambungkan dengan mode transportasi publik yang baru diresmikan 24 Maret 2019 silam.

Mulai dari rute layanan premium, royaltrans, bus sedang yang dioperasikan menggunakan low entry, metrotrans, bus mikro terintegrasi Jak Lingko serta 4 rute yang melayani Kawasan Integrasi Dukuh Atas (KIDA).

Info lebih jelas dapat dilihat pada gambar di atas dan jika pelanggan memiliki pertanyaan atau informasi mengenai layanan Transjakarta, hubungi 1500-102 atau mention akun twitter @pt_transjakarta (twitter.com/ pt_transjakarta).*helmi

Sumber : beritatrans.com

TransJakarta Layani Dua Rute Premium Royaltrans ke Stasiun MRT

JAKARTA – PT Transjakarta kini menyediakan dua rute premium Royaltrans untuk menuju Stasiun MRT Jakarta, masing-masing di Fatmawati dan Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel).

“Layanan premium Transjakarta, Royaltrans bertarif Rp. 20.000 untuk sekali jalan. Dengan fasilitas AC, reclining seat, wifi, dan usb port untuk charger,” sebut siaran resmi TransJakarta.

Dan saat ini, telah dioperasikan masing – masing 5 unit  bus untuk dua rute tersebut. Selanjutnya, penambahan unit akan menyesuaikan kebutuhan pelanggan.

Lihat jadwal keberangkatan dari masing – masing titik pada gambar di atas ya.

Masyarakat Jakarta khususnya pelanggan memiliki pertanyaan seputar layanan Transjakarta, hubungi 1500-102, mention twitter @pt_transjakarta atau dapat juga langsung klik menu halo TiJe pada aplikasi TiJeKu.

Sebelumnya,  Transjakarta kini sudah memiliki aplikasi resmi yang bernama TiJeKu. Unduh aplikasi TiJeKu dan daftarkan dirimu sekarang juga untuk merasakan manfaatnya.

Melalui aplikasi TiJeKu semua informasi bahkan perjalanan bus TransJakarta bisa dipantau riil time. Dengan begitu, calon penumpang bisa menyesuaikan waktu perjalanan dengan nyaman dan tepat waktu.(helmi)

Sumber : beritatrans.com

Scroll to top