Seleksi Calon Anggota Dewan Transportasi Kota Provinsi DKI Jakarta Periode Tahun 2020 – 2023.

Dasar Hukum:

  1. Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi;
  2. Peraturan Gubernur Nomor 265 Tahun 2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Dewan Transportasi Kota Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Pendaftaran seleksi administrasi mulai tanggal 7 Oktober 2019 s.d 21 Oktober 2019.

Dengan persyaratan dan ketentuan dapat diunduh di link berikut ini :

Persyaratan & Formulir Pendaftaran Anggota DTKJ Periode 2020 – 2023

Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website dan sosial media Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

Pemenang Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019

Jakarta - Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019 dengan Tema ”Leadership For Road Safety” Memasuki Tahap Final, Jum'at, 13/09/2019 .

Dari 111 Peserta terdaftar dipilih 10 Peserta terbaik. Ke 10 Peserta tersebut bersaing melalui tahap Prosentase Karya Tulis mereka serta ada terdapat Tanya Jawab langsung yang dinilai oleh para Dewan Juri.

Pemenang Juara 1, Juara 2 dan Juara 3 akan mendapatkan hadiah berupa uang dalam bentuk tabungan dan Piagam Penghargaan dari Gubernur Provinsi DKI Jakarta.

2 Peserta Pelajar terbaik nantinya akan di tentukan sebagai Perwakilan Pelajar Pelopor Provinsi DKI Jakarta untuk diikutsertakan ke Tingkat Nasional.

Berikut para Pemenang Pelajar Pelopor 2019 yang masuk ke Tahap Nasional :

Juara 1 : Muhammad Bintang Iftitah dari SMA NEGERI MH THAMRIN.

Juara 2 : Azahra Ullum dari SMK NEGERI 8 JAKARTA.

Juara 3 : Muhammad Arif dari SMA NEGERI 62 JAKARTA.

Selamat kepada para Peserta Terbaik Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019 dan semoga sukses ditahap Nasional mewakili Provinsi DKI Jakarta.

Pengecatan Jalur Sepeda di Senen

Jakarta – Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat Harlem Simanjuntak beserta Jajaran melakukan Pengecatan Jalur Sepeda di kawasan Kramat Bunder, Senen Jakarta Pusat pada Hari ini, Kamis (12/09/2019).

Hal ini dilakukan agar Jakarta menjadi kota yang ramah terhadap pengguna sepeda dan membuat nyaman warga untuk bersepeda, sehingga dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di Jakarta.

Pengecatan Jalur Sepeda ini akan terus dilakukan oleh Jajaran Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta untuk membentuk keseluruhan jaringan jalur sepeda sepanjang 50 km yang akan dilakukan dalam 3 (tiga) Fase.

(Foto : Reza Hapiz / Beritajakarta.id)

Terminal Senen Kini Dilengkapi Jalur Sepeda

Jakarta, Warga Ibukota yang ingin menerapkan gaya hidup sehat dengan bersepeda kini bisa lebih leluasa menuju Terminal Bus Senen, Jakarta Pusat.

Di tempat tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan jalur dan parkir khusus sepeda sejak pekan lalu.

Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Terminal Bus Senen, Joni Budhi mengatakan, jalur sepeda yang dibuat di terminal ini memiliki panjang 200 meter mulai dari pintu masuk hingga pintu keluar terminal. Sementara area parkir sepeda disediakan di depan kantor pengelola terminal dan di bawah penjagaan petugas.

“Kita punya dua tim yang bertugas. Sif pertama dari pukul 07.00-14.00 dan sif kedua pukul 14.00-20.00. Kalau sampai tengah malam, ada petugas keamanan kami yang bertugas,” ujarnya, Selasa (10/9).

Joni nenuturkan, selain jalur dan parkir khusus sepeda, di terminal ini rencananya juga akan disediakan tempat coffe break, ruang tunggu, toilet serta fasilitas WiFi.

“Penyediaan jalur dan area parkir sepeda bagian dari upaya kami dalam mendukung pengendalian kualitas udara sekaligus menerapkan gaya hidup yang ramah lingkungan,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan memasang spanduk informasi terkait area parkir sepeda di terminal ini. Sehingga akan semakin banyak dari masyarakat yang tertarik menggunakan sepeda dan memanfaatkan fasilitas tersebut.

“Kita siap menampung. Nanti kita akan lengkapi lagi fasilitasnya,” tandasnya.

Sumber : www.beritajakarta.id

Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Jakarta, Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang diselenggarakan pada Tanggal 10 September 2019 oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan sebagai wujud perhatian Pemerintah kepada pelajar SMA/Sederajat selaku Duta keselamatan dalam peningkatan keselamatan Transportasi jalan kepada kalangan generasi muda atau milenial.

Salah satu Tujuan utamanya ialah untuk meningkatkan kesadaran pelajar dalan mematuhi peraturan Lalu Lintas, mengurangi resiko kecelakaan akibat perilaku sebagai pengguna jalan, menanamkan dan membangun kesadaran generasi muda melalui pelajar untuk berperilaku tertib berlalu lintas.

Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dengan jumlah peserta 111 Pelajar dari 111 Sekolah serta ada 11 Narasumber yaitu :

1. Eny S. dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

2. Rio Octaviano dari Road Safety Association Indonesia.

3. Abdul Salim dari Save The Childern.

4. Sucahyo dari PT. Jasa Raharja (persero).

5. Sandy Apriliyansyah dari Koalisi Pejalan Kaki Indonesia.

6. Aully Grashinta dari DTKJ Provinsi DKI Jakarta.

7. dr. Rezekka dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

8. Dede Erawati dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta.

9. Elvy Usmirawati dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

10. Avi Mukti Amin, S.SiT, MT dari Kementerian Perhubungan.

11. Dwi Prayogo, A.Ma PKB, ST dari Dishub Bidang Lalu Lintas.

Nantinya para pemenang akan mewakili Provinsi DKI Jakarta dalam tahap Nasional.

Gubernur DKI Jakarta meluncurkan secara resmi aplikasi e-Uji Emisi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara resmi meluncurkan aplikasi e-Uji Emisi di Balaikota Pemprov DKI Jakarta. Aplikasi ini dapat mempermudah masyarakat untuk uji emisi kendaraannya.

Terdapat berbagai Fitur dalam Aplikasi ini, termasuk Fitur sperti riwayat pengujian emisi, hasil Uji Emisi, dan lokasi bengkel penyedia uji emisi. Selain itu, disediakan juga informasi aturan-aturan tentang uji emisi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperketat aturan uji emisi kendaraan di tahun 2020. Kendaraan yang tidak melakukan uji emisi tidak bisa mengurus pajak kendaraan bermotor miliknya.

Yuk, uji emisikan kendaraanmu!

Tidak hanya sekadar menyelamatkan kendaraan, tapi juga menyelamatkan Jakarta dari polusi udara.
Mari bersama-sama memastikan potensi pencemaran udara di Jakarta berkurang!

Jakarta sukses meraih posisi tiga besar dalam Sustainable Transport Award

JAKARTA – Berdasarkan rilis dari The Institute for Transportation and Development  Policy (ITDP) Indonesia, Kamis (27/6), Jakarta dianggap berhasil dalam menaikkan jumlah penumpang hingga 200 persen kurang dari 3 tahun, serta fasilitas pejalan kaki, akses menuju stasiun dan halte angkutan umum.⁠

Selain itu, Jakarta juga berhasil meningkatkan fasilitas pejalan kaki dan akses menuju stasiun, dan halte angkutan umum, serta menciptakan hub-hub untuk mengintegrasikan seluruh moda transportasi umum.

Sustainable Transport Award (STA) adalah ajang penghargaan tahunan yang menilai perbaikan mobilitas kota dan inovasi sistem transportasi⁣.

Jakarta sukses meraih posisi tiga besar dalam Sustainable Transport Award atas konsep dan eksekusi integrasi antar moda transportasi publik, peningkatan akses pejalan kaki menuju stasiun dan halte, serta keberhasilan meningkatkan jumlah penumpang TransJakarta sebanyak dua kali lipat dalam waktu dua tahun.

Keberhasilan Jakarta masuk tiga besar ini, ditambah dengan penilaian TomTom Traffic Index 2018 bahwa Jakarta mengalami penurunan kemacetan terbesar dibanding 400 kota lain, adalah sebuah pengakuan dunia bahwa kita sedang berada di jalur yang benar dan kita bisa berubah mengatasi tantangan kronis Ibukota.

Sumber : @kumparancom@aniesbaswedan @itdpindonesia@dkijakarta #dishubdkijakarta#TransportasiJakarta#PemprovDKIJakarta #STAAward

Tingkat Kemacetan Jakarta Turun 8% di Tahun 2018

Jakarta – Dikutip dari Tom Tom Traffic Index 2018 Tingkat Kemacetan di Ibu Kota turun 8% dari tahun sebelumnya. Dengan Turunnya tingkat Kemacetan sebesar 8% ini, Jakarta berada pada peringkat ke-7 kota termacet di dunia Turun dibanding Tahun sebelumnya yang berada pada peringkat ke-4 kota termacet di dunia.

Dalam daftar tersebut, Jakarta masih kalah dengan Bangkok, Thailand yang berada pada peringkat ke-8 Kota Termacet di Dunia. Dengan adanya pembangunan Infrastruktur Transportasi yang sedang berjalan dan Perbaikan layanan Angkutan Umum di Jakarta semoga bisa menurunkan tingkat kemacetan di Ibu Kota dan Masyarakat mulai beralih ke Moda Transportasi Angkutan Umum.

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Dishub DKI Tambah Armada Bus AKAP

JawaPos.com – Lonjakan penumpang diprediksi akan mewarnai musim mudik Hari Raya Idulfitri 2019. Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperkirakan kenaikan jumlah pemudik terjadi pada pengguna moda transportasi bus.

Kepala Unit Pengelola Terminal Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Muslim, memperkirakan akan terjadi kenaikan jumlah penumpang sekitar 25-
30 persen. Untuk itu, sejumlah Perusahaan Otobus pun telah mengantisipasinya dengan menyiapkan armada tambahan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Muslim mengatakan, jumlah bus reguler dan tambahan yang disiapkan mencapai 2189 armada yang tersebar di terminal bus utama dan terminal bantuan. Jumlah itu belum termasuk ribuan armada yang disiapkan di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur.

“Di terminal-terminal di bawah UP Terminal Angkutan Jalan sekitar 2189 unit yang siap layani pemudik. Itu belum yang dari Terminal Terpadu Pulogebang karena mereka punya unit pengelola sendiri,” ujar Muslim kepada wartawan, Senin (27/5).

Untuk di Terminal Terpadu Pulogebang, lanjut Muslim, bus reguler yang dipersiapkan sebanyak 965 armada dan bus tambahan 200 armada. Total secara keseluruhan armada mudik yang akan berangkat dari terminal utama dan terminal bantuan sebanyak 3365 armada.

Jumlah tersebut belum masih berpotensi ditanbah. Pasalnya bus yang melakukan pemberangkatan perjalan dari pool dan Lebak Bulus tidak masuk hitungan ini. Demi mengurai lonjakan pemudik, Muslim menyebut Dinas Perhubungan DKI Jakarta memang menyiapkan terminal bantuan untuk melengkapi empat terminal utama yang difungsikan pada musim mudik tahun ini.

Adapun terminal bus utama yakni Terminal Rambutan Jakarta Timur, Terminal Kalideres Jakarta Barat, Terminal Tanjung Priok Jakarta Utara dan Terminal Terpadu Pulogebang Jakarta Timur. Sedangkan terminal bus bantuan yang disiapkan yakni Terminal Pinang Ranti dan Terminal Rawamangun di Jakarta Timur, Terminal Grogol di Jakarta Barat dan Terminal Muara Angke di Jakarta Utara.

“Untuk Terminal Lebak Bulus sementara secara resmi belum ditetapkan sebagai terminal bantuan akan tetapi seperti biasa secara reguler ada pemberangkatan penumpang di Lebak Bulus. Mengingat masih ada potensi penumpang di sana,” sambung Muslim.

Dengan fasilitas minim di Lebak Bulus membuat terminal tersebut tidak ditetapkan secara resmi sebagai terminal bus bantuan. Selain fokus menyediakan terminal bantuan dan menambah armada bus, Dishub DKI juga berupaya memaksimalkan fasilitas terminal antara lain lajur keberangkatan, kedatangan dan ruang tunggu penumpang.

“Untuk persiapan sarana terminal, Dishub akan memastikan adanya informasi harga tiket, pos kesehatan dan tes urine bagi awak bus, layanan informasi dan aduan, pos pengecekan laik jalan kendaraan, pos terpadu dan penyediaan ruang istirahat,” terang Muslim.

Terpisah, Kordinator Lapangan PO Santika, Dayat, mengatakan, peningkatan penumpang bus AKAP sudah mulai dirasakan sejak tol Trans Jawa tersambung. Di momentum lebaran ini, bahkan PO Santika telah mengalami peningkatan permintaan penumpang secara signifikan.

“Memang semenjak tol jadi ini ada peningkatan sampai 30 persen. Saat ini saja untuk reguler kita biasanya sehari berangkatkan 21 armada sekarang menjadi 35 unit sejak tanggal 19 Mei kemarin,” kata dia.

Dayat memprediksi lonjakan penumpang akan mencapai puncaknya pada tanggal 31 Mei, 1 Juni dan 2 Juni nanti. Oleh sebab itu armada cadangan sudah siapkan. Nantinya, armada ini akan diberangkatkan dari semua terminal yang ditunjuk oleh pemerintah termasuk sejumlah terminal bantuan.

Berikut data bus reguler dan tambahan di terminal di bawah pengawasan UP Terminal Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta

Terminal Bus Utama :
1. Terminal Kp Rambutan
Bus Reguler = 1.017
Bus Bantuan = 200
Jumlah = 1.217

2. Terminal Kalideres :
Bus Reguler = 610
Bus Bantuan = 120
Jumlah = 730

3. Terminal Tanjung Priok
Bus Reguler = 90
Bus Bantuan = 50
Jumlah = 140

4. Terminal Terpadu Pulogebang
Bus Reguler = 965
Bus Tambahan = 200
Jumlah= 1165

Jumlah bus tambahan di terminal bantuan:
Rawamangun= 25
Pinang Ranti = 40
Grogol = 22
Muara Angke= 15
Jumlah = 102

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan

Scroll to top